JAKARTA: Volume peti kemas ekspor impor melalui terminal peti kemas (TPK) Semarang selama Januari-Mei 2009 mencapai 151.219 TEUs. Dari Jumlah itu, 76.237 TEUs di antaranya merupakan peti kemas ekspor dan 74.982 TEUs barang impor.
Data operasional TPK Semarang menyebutkan arus peti kemas selama 5 bulan pertama tahun ini menurun sekitar 8% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 165.484 TEUs yang terdiri dari 90.440 TEUs peti kemas ekspor dan 75.044 TEUs impor.
Adapun, arus kunjungan kapal selama 5 bulan pertama tahun ini yang melalui terminal peti kemas itu sebanyak 237 unit atau turun sekitar 20% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang mencapai 281 kapal.
Pada tahun ini, target produktivitas arus peti kemas TPK Semarang yang telah diusulkan dalam rencana kerja anggaran 2009 sebanyak 319.394 TEUs. (Bisnis/k1)
Data operasional TPK Semarang menyebutkan arus peti kemas selama 5 bulan pertama tahun ini menurun sekitar 8% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu sebanyak 165.484 TEUs yang terdiri dari 90.440 TEUs peti kemas ekspor dan 75.044 TEUs impor.
Adapun, arus kunjungan kapal selama 5 bulan pertama tahun ini yang melalui terminal peti kemas itu sebanyak 237 unit atau turun sekitar 20% dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang mencapai 281 kapal.
Pada tahun ini, target produktivitas arus peti kemas TPK Semarang yang telah diusulkan dalam rencana kerja anggaran 2009 sebanyak 319.394 TEUs. (Bisnis/k1)