WARTA INDONESIA RAYA.COM (JAKARTA) – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PT-PTP) salah
satu anak perusahaan PT Pelindo II Persero yang baru di-declair awal bulan ini, akan fokus pada kegiatan bongkar muat
petikemas domestik melalui Terminal 1, 2, dan Terminal 3.
“Sebagaimana
disiapkan sejak awal, kami (PTP) sebagai dedicated
terminal untuk melayani petikemas antar pulau, sedangkan kegiatan bongkar
muat curah akan dipusatkan di lahan ex. Inggom,”kata Ari Henryantro semasa menjabat
sebagai Direktur Utama PT.PTP.
Diakui Ari, terkait
layanan petikemas itu, PTP tetap akan menggandeng perusahaan bongkar muat (PBM)
yang selama ini telah menjadi mitra Pelindo II cabang Tanjung Priok. “Mengenai
tarif bongkar muat peti kemas itu sendiri kami lakukan berdasarkan tarif
kesepakatan dengan seluruh asosiasi, tidak lagi menggunakan pola sharing fee, seperti yang berjalan
sebelumnya,” ungkapnya.
Pada
kesempatan itu, anggota Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat (APBMI) yang menangani
komoditi curah mempertanyakan nasib mereka di Pelabuhan Tanjung Priok. Mereka
ingin pihak PTP memastikan segera dimana lokasi bongkar muat curah setelah Pelabuhan
Tanjung Priok menjadi dedicated terminal.
“Hal itu penting mengingat kegiatan bongkar muat curah menghasilkan 30 persen
dari seluruh pemasukan kegiatan bongkar muat Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar
seorang anggota PBM Tanjung Priok.
(WI/email:kantorwartaindonesia@gmail.com).