Jakarta- Hujan yang mengguyur Jakarta sejak sepekan terakhir dan menyebabkan banjir di beberapa tempat di ibu kota, tidak membuat kegiatan operasional di PT. Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) terganggu.
PTP sebagai salah satu terminal operator di Pelabuhan
Tanjung Priok − anak peusahaan PT. Pelabuhan Indonesia II (Persero), tetap
menyediakan pelayanan jasa barang kepada konsumenya secara normal 24 jam
sehari, dan 7 hari dalam seminggu.
Keadaan di keempat fasilitas
terminal yang di operasikan PTP, yaitu Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3 dan
Lini & VAS masih dalam kondisi yang aman, dapat beroperasi secara normal
walaupun terdapat beberapa genangan yang sudah mendapatkan perhatian khusus
dari operator terminal terkait untuk ditanggulangi. Demikian disampaikan
Corporate Secretary PTP Kiki M Hikmat belum lama ini kepada wartawan.
Dijelaskan, untuk memastikan
kegiatan operasional PTP tetap berjalan normal ditengah intensitas hujan yang
tinggi, manajemen telah melakukan koordinasi dengan seluruh lini dan mengambil
beberapa langkah pencegahan. Adapun langkah-langkah pencegahan yang telah
dilakukan yaitu, mengumumkan masa tanggap darurat dan tim tanggap bencana,
mengoperasikan seluruh pompa portable khususnya diprioritaskan pada wilayah
yang berpotensi tergenang, melakukan pembersihan saluran pembuangan secara
menyeluruh untuk mencegah mampat, membuat tali air pada area-area tertentu, dan
merelokasi barang di lapangan yang memiliki posisi tanah lebih rendah untuk
menghindari barang tergenang.
"
Keselamatan personil dan keamanan barang milik konsumen adalah prioritas
perusahaan untuk itu PTP melakukan seluruh upaya untuk mewujudkanya. Manajemen
telah mengerahkan seluruh sumber daya baik manusia maupun peralatan untuk
menanggulangi genangan di terminal dan memastikan kegiatan operasional tetap
berjalan lancar serta tidak ada ganggu apapun," ujarnya. (Risyaji. S/WTL ).
