Kamis, 15/04/2010 12:18:12 WIB Dengan demikian, saat ini terdapat tiga unit kapal peti kemas yang melakukan bongkar muat di terminal Koja. Dua lainnya adalah kapal kontainer KMTC Port Klang (bukan Poltang) yang diageni oleh PT Samudera Indonesia, dan kapal MSC Asia yang diageni PT Anda Lautan.
Asmari Herry, Executive Director PT Samudera Shipping Line Ltd, Grup Samudera Indonesia yang mengageni KMTC Port Klang, mengatakan saat ini kegiatan bongkar muat kapal kontainer di terminal Koja sudah mulai dilakukan.
Menurut dia, kegiatan bongkar muat dilakukan setelah TPK Koja bekerja sama dengan Jakarta International Container Terminal (JICT) mengatur arus lalu lintas peti kemas dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok pascabentrok aparat dengan massa kemarin.
Dia menjelaskan hingga kini pintu masuk ke Koja masih ditutup. "Saat ini bongkar muat peti kemas dilanjutkan kembali, itupun dengan menggunakan gate-nya JICT karena gate-nya TPK Koja masih ditutup dan dijaga aparat keamanan," katanya siang ini.
Kapal NYK membawa produk impor dan ekspor ke Indonesia dengan rute Singapura - Tanjung Priok. Kapal itu dijadwalkan sudah meninggalkan Priok besok setelah bongkar muat peti kemas selesai dilakukan.
GM TPK Koja Doso Agung mengatakan peti kemas impor dari TPK Koja akan melalui JICT dahulu sebelum ke luar dari area Pelabuhan Tanjung Priok. Begitu juga dengan peti kemas ekspor, harus melalui JICT dulu sebelum ke TPK Koja.
Strategi tersebut dipilih guna menekan potensi terhambatnya lalu lintas peti kemas. "Bekerja sama dengan JICT, membuka empat gate. Gate satu dan dua untuk peti kemas ekspor, dan gate 12 dan 13 untuk peti kemas impor. Kemarin malam pelayanan dihentikan demi keamanan," jelasnya.(er)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar