Kamis, 15 April 2010

Depalindo sesalkan kerusuhan di Koja


Rabu, 14/04/2010 17:45:25 WIBOleh: Raydion Subiantoro
Rata Penuh
JAKARTA (Bisnis.com): Dewan Pengguna Jasa Angkutan Laut Indonesia (Depalindo) menyayangkan kerusuhan yang terjadi di Koja, Jakarta Utara, karena menghambat arus lalu lintas barang dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Ketua Umum Depalindo Toto Dirgantoro mengatakan pelayanan peti kemas yang harus melalui pemeriksaan fisik atau behandle tidak bisa dilakukan.

“Barang masuk dan keluar Pelabuhan Tanjung Priok tertunda. Selain itu, lokasi kerusuhan dekat dengan tempat behandle, di sekitar Koja. Informasinya, behandle belum bisa dilakukan,” jelasnya sore ini.

Dia mengatakan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II dan pemerintah daerah harus duduk bersama untuk mencari jalan keluar, agar permasalahan tidak berlarut-larut sehingga berdampak terhadap perekonomian nasional.

Toto juga mengimbau masyarakat sekitar agar bisa meredam emosi, karena Pelabuhan Priok adalah objek vital untuk mendukung pertumbuhan perekonomian.

“Kami mengimbau agar masyarakat jangan membabi buta. Priok cukup penting bagi dunia usaha, untuk kelancaran arus barang. Pelindo dan pemda juga harus cepat mencari jalan keluar,” jelasnya. (wiw)

Tidak ada komentar: