“Program CSR (corporate social
responsibility) STIP Jakarta memberikan diklat gratis dan sangat bermanfaat
bagi daerah. Sedikitnya 138 pemuda-pemudi Marunda mengikuti diklat calon pelaut
dan kelak menjadi SDM pelaut yang profesional,” kata Purnomo saat memberikan
sambutan pada Pembukaan Diklat Calon Pelaut di STIP Jakarta, Senin
(17/10/2016).
Dengan berbekal pengalaman dan
ketrampilan praktis sebagai pelaut, menurut dia, nanti putra Jakarta Utara bisa
langsung bekerja di atas kapal sebagai pelaut. “Laut adalah sumber penghidupan
yang sangat menjanjikan bagi kita bangsa Indonesia. Saya berharap, nanti akan
muncul orang kaya baru (OKB) dalam jumlah besar, termasuk para peserta diklat
di STIP Jakarta ini,” harap Purnomo.
Dikatakan, banyak orang kaya raya
dari hasil budi daya dan pengelolaan kekayaan laut di Indoensia. Sekitar 2/3
wilayah Indonesia adalah laut. “Kita ini bangsa maritim yang besar dan lautan
kita sangat menjanjikan secara ekonomi. Ke depan dibutuhkan SDM unggul, yaitu
sosok pelaut-pelaut yang andal dan mampu memberdayakan potensi di sekitarnya,”
tukas Purnomo, di dampingi Ny. Hilda, Lurah Marunda, Jakarta Utara itu.
Dia berpesan kepada seluruh peserta
diklat khususnya warga Marunda, Jakarta Utara untuk memanfaatkan seluruh ilmu
dan ketrampilan yang diberikan selama diklat di STIP ini. “Ini kesempatan emas
bagi kalian untuk mengukir dan merencanakan masa depan yang cerah. Serap
seluruh ilmu dan aplikasikan dalam dunia kerja nanti,” sebut Purnomo.
“Jika semua itu bisa dilakukan, kita
optimis masyarakat Marunda akan sukses dan hidupnya makin sejahtera dengan
menjadi pelaut,” papar pejabat Pemkot Jakarta Utara itu.
Mengikuti diklat gratis di STIP
merupakan kesempatan yang sangat langka. Diklat itu diberikan kepada putra
daerah, khususnya warga Marunda yang dekat dengan kampus STIP. “Jangan
disia-siakan kesempatan ini. Sebaliknya, kalian harus menjadi pelopor kemajuan
dan ikut memberdayakan warga sekitarnya,” tukas Purnomo.
“Negara melalui STIP Jakarta sudah
memfasilitasi pelayanan diklat calon pelaut dengan gratis. Sudah sepantasnya
seluruh peserta yang hadir memeanfaatkan kesemapatan ini dengan baik sekaligus
mampu merubah nasib dan kesejahteraannya di masa mendatang,” pungkas Purnomo. (Adtya).
