JAKARTA: Penurunan tarif angkutan laut jarak jauh kelas ekonomi yang dilayani oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dinilai tidak efektif untuk mendongkrak volume penumpang, karena harga jual tiket pesawat yang semakin terjangkau.Kepala Bagian Humas PT Pelni Edi Haryadi mengatakan relevansi antara penurunan tarif dengan rendahnya tingkat isian penumpang memang ada, tetapi saat ini dampaknya tidak terlalu signifikan."Kalau tarif diturunkan untuk meningkatkan jumlah penumpang, saya rasa tidak akan berdampak besar. Sejak berlaku bulan lalu, kenaikannya masih di bawah 5%," ujarnya. (Bisnis/22)
Bisnis Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar