SINGKAWANG: Kepala Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Kalimantan Barat M. Zeet Hamdy Assovie mengatakan masalah infrastruktur, listrik, dan air bersih menjadi penghambat utama investasi di provinsi itu."Padahal, untuk kemudahan perizinan, Kalbar masuk lima besar nasional hasil survei KPPOD," ujarnya kemarin.Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), lanjut M Zeet, mencalonkan Kalbar untuk mendapat Investment Award.Namun karena keterbatasan infrastruktur, air bersih dan listrik, penghargaan itu akhirnya diberikan ke provinsi lain.Untuk membenahi infrastruktur di Kalbar dibutuhkan dana sekitar Rp5 triliun. (Antara)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar