JAKARTA: Penambahan fasilitas pembiayaan perdagangan dinilai tidak akan efektif memulihkan aktivitas perdagangan internasional, mengingat permasalahan yang timbul saat ini bukan disebabkan oleh faktor pembiayaan, melainkan pengerutan pasar.Dradjad Hari Wibowo, anggota Komisi XI DPR, menilai tidak tepat jika trade financing dijadikan solusi atas merosotnya aktivitas perdagangan dunia. Jika fasilitas ini dipaksakan justru akan menjebak para eksportir/ importir ke dalam masalah pembiayaan."Seharusnya pemerintah justru lebih fokus pada penguatan pasar dalam negeri dan menjaga stabilitas perdagangan internasional," ujarnya kemarin. (Bisnis/16)
bisnis.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar