Jumat, 09 April 2010

Sewa kapal AHTS tetap US$11.500

Rabu, 07/04/2010
JAKARTA : Tarif sewa kapal pendukung kegiatan lepas pantai jenis AHTS (anchor handling and tug supply) pada periode Maret tertahan di level US$11.500 per hari, atau sama dengan Februari.

Ketua Bidang Angkutan Off Shore Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Sugiman Layanto menjelaskan meskipun tarif sewa AHTS selama Maret stagnan, peluang terjadinya kenaikan pada periode yang akan datang tetap terbuka.

Dia menjelaskan tarif kapal off shore jenis AHTS berkekuatan 5.000 HP yang bertahan pada level US$11.500 per hari itu telah tumbuh 15% dibandingkan dengan kondisi triwulan IV/2009 yang mencapai US$10.000 per hari. "Tarif AHTS mulai membaik," katanya siang ini.

Menurut dia, selama 3 bulan terakhir tarif sewa kapal AHTS cenderung menguat tetapi masih tetap berada di level terendah karena sebelum terjadi krisis pada akhir 2008, tarif kapal jenis ini pernah mendekati US$20.000 per hari.

Kondisi tarif sewa kapal AHTS di pasar domestik tidak jauh berbeda dengan internasional. Menurut dia, kapal jenis ini juga dihargai sekitar US$11.500 per hari, bahkan ada yang di bawah itu yakni US$10.000 per hari.

Namun, prospek pengadaan kapal AHTS di Indonesia tetap menjanjikan karena saat ini masih ada puluhan kapal berbendera asing dengan masa kerja terakhir sebelum 1 Januari 2011 yang wajib diganti oleh kapal berbendera Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), total kapal yang beroperasi di sektor hulu migas mencapai 531 unit. Sebanyak 12% hingga kini masih berbendera asing dan sisanya sebanyak 88% sudah Merah Putih.

Dia menjelaskan operator kapal masih menunggu dibukanya tender AHTS dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). "Banyak yang sudah merencanakan pengadaan, tetapi mereka masih menunggu kapan tender dibuka," ujarnya.(er/bisnis.com)

Tidak ada komentar: