JAKARTA : Pemerintah Finlandia menawarkan kerja sama perkapalan untuk menyokong kelancaran sistem logistik nasional, yang selama ini terkendala akibat karakter Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.
Tawaran kerja sama tersebut dikemukakan oleh Perdana Menteri Finlandia Matti Vanhanen saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres hari ini. Ikut mendampingi Menteri Luar Negeri Marty M. Natalegawa.
"Perdana Menteri Finlandia menawarkan kerja sama sistem logistik nasional melalui sistem perkapalan, karena Finlandia juga merupakan negara yang terdiri dari banyak pulau seperti di Indonesia," kata Yopie Hidayat, Juru Bicara Wapres di istana Wapres, pada pers terkait pembicaraan antara PM Finlandia dan Wapres Boediono yang berlangsung selama 20 menit.
Yopie mengatakan model logistik yang sukses dilakukan di Finlandia bisa diterapkan juga di Indonesia. Selama ini Finlandia mampu mengelola logistik di negaranya yang terdiri dari banyak kepulauan, dengan cara 90% melakukan distribusi melalui jalur perkapalan laut dan udara.
Sementara jalur logistik terutama untuk produk dagang melalui darat di sana hanya dilakukan 10% yang melalui darat. Kondisi tersebut menyebabkan sistem perkapalan di Finlandia sangat kuat, dan menawarkan model tersebut pada Indonesia sebagai bagian kerja sama antardua negara.
PM Finlandia, jelas Yopie, mengatakan dengan menerapkan pola logistik yang didominasi jalur laut dan udara justru mampu menciptakan sistem distribusi yang efisien dan lebih baik ketimbang mengandalkan jalur darat.
Pemerintah Indonesia, jelas Yopie, Merespon dengan baik tawaran kerja sama dari Finlandia tersebut, melihat ada sinergi yang bisa diterapkan antar dua negara tersebut yang memiliki kesamaan sebagai negara yang terdiri dari banyak pulau.
"Pak Boediono dalam pertemuan tersebut mengemukakan sistem logistik nasional sangat penting mengingat karakter Indonesia yang banyak pulaunya. Indonesia harus mengembangkan sistem logistik, sementara banyak model yang ditawarkan Fillandia," kata Yopie.
Ketika ditanyakan riil dari kerja sama siStem perkapalan bidang logistik tersebut, Yopie mengatakan secara lebih rinci akan dibahas dalam pertemuan antarpengusaha Indonesia dan Finlandia yang direncanakan akan berlangsung nanti sore.
Menurut Yopie, tawaran logistik tersebut juga terkait dengan pandangan pemerintah Finlandia melihat Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki prospek untuk melakukan investasi. Hal itu ditandai dengan kekaguman yang dikemukakan PM Finlandia yang menyatakan Indonesia masih bisa tumbuh ekonominya dengan baik di tengah situasi krisis ekonomi global.
"PM Finlandia juga mengundang Wapres untuk mengunjungi Finlandia sebagai kunjungan balasan," kata Yopie. (msw/bisnis.com)
Tawaran kerja sama tersebut dikemukakan oleh Perdana Menteri Finlandia Matti Vanhanen saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Wakil Presiden Boediono di Istana Wapres hari ini. Ikut mendampingi Menteri Luar Negeri Marty M. Natalegawa.
"Perdana Menteri Finlandia menawarkan kerja sama sistem logistik nasional melalui sistem perkapalan, karena Finlandia juga merupakan negara yang terdiri dari banyak pulau seperti di Indonesia," kata Yopie Hidayat, Juru Bicara Wapres di istana Wapres, pada pers terkait pembicaraan antara PM Finlandia dan Wapres Boediono yang berlangsung selama 20 menit.
Yopie mengatakan model logistik yang sukses dilakukan di Finlandia bisa diterapkan juga di Indonesia. Selama ini Finlandia mampu mengelola logistik di negaranya yang terdiri dari banyak kepulauan, dengan cara 90% melakukan distribusi melalui jalur perkapalan laut dan udara.
Sementara jalur logistik terutama untuk produk dagang melalui darat di sana hanya dilakukan 10% yang melalui darat. Kondisi tersebut menyebabkan sistem perkapalan di Finlandia sangat kuat, dan menawarkan model tersebut pada Indonesia sebagai bagian kerja sama antardua negara.
PM Finlandia, jelas Yopie, mengatakan dengan menerapkan pola logistik yang didominasi jalur laut dan udara justru mampu menciptakan sistem distribusi yang efisien dan lebih baik ketimbang mengandalkan jalur darat.
Pemerintah Indonesia, jelas Yopie, Merespon dengan baik tawaran kerja sama dari Finlandia tersebut, melihat ada sinergi yang bisa diterapkan antar dua negara tersebut yang memiliki kesamaan sebagai negara yang terdiri dari banyak pulau.
"Pak Boediono dalam pertemuan tersebut mengemukakan sistem logistik nasional sangat penting mengingat karakter Indonesia yang banyak pulaunya. Indonesia harus mengembangkan sistem logistik, sementara banyak model yang ditawarkan Fillandia," kata Yopie.
Ketika ditanyakan riil dari kerja sama siStem perkapalan bidang logistik tersebut, Yopie mengatakan secara lebih rinci akan dibahas dalam pertemuan antarpengusaha Indonesia dan Finlandia yang direncanakan akan berlangsung nanti sore.
Menurut Yopie, tawaran logistik tersebut juga terkait dengan pandangan pemerintah Finlandia melihat Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki prospek untuk melakukan investasi. Hal itu ditandai dengan kekaguman yang dikemukakan PM Finlandia yang menyatakan Indonesia masih bisa tumbuh ekonominya dengan baik di tengah situasi krisis ekonomi global.
"PM Finlandia juga mengundang Wapres untuk mengunjungi Finlandia sebagai kunjungan balasan," kata Yopie. (msw/bisnis.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar