Rabu, 21/04/2010 Direktur Utama KCJ Bambang Wibiyanto menuturkan pengiriman hari ini merupakan pengapalan tahap pertama, yang didatangkan langsung dari Jepang, menggunakan kapal berbendera Panama.
"Tahap pertama 10 unit KRL. Tahap ke II pada Mei dan tahap III pada Juni, masing-masing 10 KRL juga. Begitu seterusnya. Total, pada tahun ini kami mendatangkan 90 unit KRL dari Jepang," katanya saat menyambut datangnya KRL bekas itu di Pelabuhan Tanjung Priok, sore ini.
Dia menuturkan KCJ akan mengoperasikan KRL bekas senilai Rp1 miliar per unit itu di sejumlah lintasan padat yakni Bogor-Jakarta Kota, serta lalu lintas arah Serpong.
Bambang memaparkan KRL itu produksi 1980, dan diperkirakan masa hidupnya (life cycle) masih 20 tahun ke depan. Saat ini, tutur dia, KRL tertua yang dioperasikan KCJ diproduksi pada 1976.
"Dengan adanya tambahan hingga 90 unit KRL, semoga bisa menjawab tantangan pelanggan yang menuntut pelayanan lebih baik," papar dia.
Selain membeli KRL bekas dari Jepang, rencananya Kementerian Perhubungan juga akan memberikan bantuan sebanyak 8 unit KRL produksi PT Industri Kereta Api (Inka).(msw)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar