Kamis, 05 Mei 2016

Investasi Malaysia di Indonesia Tumbuh 73 %


WARTA INDONESIA RAYA.COM-Malaysia mencatatkan diri sebagai negara yang aktif menanamkan modalnya ke Indonesia di berbagai bidang industri, bahkan pada 2015, negara ini menduduki posisi ke-2 sebagai investor terbesar setelah Singapura.
"Realisasi investasi Malaysia ke Indonesia tumbuh pesat sekitar 73 persen dibanding tahun sebelumnya," kata Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani di sela-sela kegiatan Indonesia-Malaysia Investment Forum 2016 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (29/4).
Franky menjelaskan, pada 2015, realisasi investasi Malaysia tumbuh sebesar 73% dibandingkan tahun sebelumnya senilai US$ 3 miliar.
Sedangkan nilai komitmen investasi Malaysia pada periode yang sama mencapai US$ 5,5 miliar atau naik 148% dari capaian tahun sebelumnya.
Bagi Indonesia, kata Franky, Malaysia sangatlah penting karena investor negara ini sangat mengenal dengan keadaan Indonesia. Sedangkan negara non ASEAN, setidaknya perlu waktu untuk memahami Indonesia. "Jadi dapat dikatakan, Malaysia lebih cepat pahami Indonesia," ucapnya.
Senada disampaikan CEO Malaysian Invesment Development Authority Dato' Azman Mahmud bahwa para investor negaranya sangat ramai yang berminat tanamkan modal di Indonesia.
Menurut dia, Malaysia dan Indonesia ada kerjasama untuk menangani isu ataupun permasalahan agar cepat diselesaikan. Selain itu, Malaysia dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat rapat, kemiripan budaya, bahasa dan kedua masyarakatnya sudah lama berhubungan erat yang terus dibina hingga kini.
Perlu diakui juga, kata Dato' Azman, Pemerintah Indonesia telah memperbaiki tata laksana penanaman modalnya termasuk bidang-bidang industri yang ditawarkan.
Lima sektor industri yang diumumkan yaitu infrastruktur, pertanian, maritim, komunikasi dan pariwisata sangat diminati investor Malaysia, apalagi sekarang ini proses perizinannya juga terbilang cepat. "Sudah tiga perusahaan Malaysia yang dapat izin investasi di Indonesia yang diproses sangat cepat," ucapnya.
Peningkatan FDI Kepala BKPM Franky Sibarani dan Menteri Perdagangan dan Industri Malaysia Dato' Sri Mustapa Mohamed sepakat untuk tingkatkan kerja sama dalam menarik foreign direct investment (FDI) ke wilayah ASEAN, khususnya Malaysia dan Indonesia.
Kesepakatan tersebut terkemuka dalam "breakfast meeting" kedua pejabat tersebut sebelum dimulainya acara "the 1st Indonesia-Malaysia Investment Forum".
"Share investasi ASEAN dalam hal aliran FDI telah meningkat sejak tahun 2010 dari 6 persen menjadi 24 persen di tahun 2015'" ungkap Menteri Mustapha Mohamed.
Untuk itulah dengan semangat ASEAN, ia berharap akan lebih banyak kerjasama antara badan-badan yang berada di bawah Kementerian Perdagangan dan Industri Malaysia serta BKPM Indonesia dapat terus bersinergi untuk menarik FDI dan investasi lintas batas antara kedua negara.
Franky berharap forum investasi yang diprakarsai oleh KBRI Kuala Lumpur bekerja sama dengan BKPM menjadi wujud kolaborasi peningkatan FDI antara Malaysia dan Indonesia dapat lebih ditingkatkan.
Forum investasi antara Indonesia-Malaysia diadakan untuk kali pertama ini dihadiri sekitar 150 pebisnis Malaysia dan menghadirkan panelis dari sejumlah pejabat tinggi BKPM dan Kementerian Perindustrian. Kegiatan ini juga menghadirkan one-on-on clinic investment untuk mengidentifikasi minat calon investor Malaysia. (WI/ant)

Tidak ada komentar: