Minggu, 03 April 2016

Opini: Muslim Pilih Muslim, Non Muslim Ya Pilih Non Muslim

JAKARTA (Warta Indonesiaraya.com) -Hiruk pikuk menuju DKI 1 saat ini kian menggema diseantero Jakarta bahkan juga menjadi perbincangan di seluruh tanah air, pasalnya DKI 1 adalah barometer bagi daerah lain di seluruh Indonesia.
Dengan kata lain, siapa yang beruntung menduduki kursi DKI 1 maka dia akan berpengaruh bagi perkembangan dan pengembangan pembangunan di daerah lain. 
Bicara calon-calon DKL 1 kini telah bermuculan, satu per satu mereka mendeklarasikan diri untuk maju sebagai kandidat DKI 1.
Dan tak terbantahkan bahwa salah satu parameter yang melekat dari para kandidat  DKI 1 itu adalah berkenaan dengan calon dari muslim atau calon dari non muslim. Dan tentunya di negara kita yang merupakan negara hukum, sebenarnya tak mempermasalahkan  masalah parameter tersebut, meski pada realitas di masyarakat parameter pemimpin muslim dan non muslim hingga kini kian marak diperdebatkan.
Dan dalam hal tulisan ini mencoba mengurai benang merah dari berbagai pendapat yang terus berkembang di tengah-tengah masyarakat.
Bahwa salah satu sikap bijak, dalam hal perdebatan soal pemimpin muslim atau non muslim adalah bahwa pemilih muslim sebagaimana petunjuk Al-qur'an dengan tegas diatur bahwa muslim janganlah mengambil pemimpin dari kalangan non muslim, sehingga kalau muslim iman kepada al-quran maka sudah seyogyanya akan memilih pemimpin dari kalangan muslim.
Demikian juga bagi pemilih non muslim alangkah indahnya juga kalau memilih non muslim, Dengan demikian maka tidak akan ada perdebatan berkepanjangan berkenaan dengan pemilihan DKI 1. Semua pasangan calon tentu harus legowo, kalau formula para pemilih adalah demikian, yakni pemilih muslim memilih kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur  dari kalangan muslim. Sedangkan non muslim ya silahkan juga pilih kandidat Gubernur yang non muslim. (*)

* Penulis : Saiful  Wartawan Warta Indonesa


Tidak ada komentar: