JAKARTA: Musyawarah wilayah DPW Gabungan Forwarder, Logistik dan Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) DKI Jakarta terancam pecah, karena sejumlah tokoh muda yang mencalonkan diri untuk mengambil alih kepengurusan dinilai lebih berpihak pada kepentingan asing.Anggota DPW Gafeksi DKI dari Forum Perusahaan Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK) mengajak perusahaan forwarder agar tidak memilih pengurus DPW Gafeksi DKI yang diketahui memiliki kepentingan dengan perusahaan asing.Widijanto, dari kelompok PPJK mencalonkan Sofian Pane, tokoh senior mantan Ketua Umum Kadin Jaya, menjadi Ketua DPW Gafeksi DKI pada Muswil 15 Juli 2009.Dia mengungkapkan selama ini tokoh muda tidak pernah peduli dengan DPW, kini tiba-tiba tampil mencalonkan diri."Forum PPJK menyatakan perang terhadap agen asing yang kini ingin jadi pengurus di DPW Gafeksi DKI," ujarnya akhir pekan lalu.Dia melihat tokoh muda tampil mencalonkan diri menjadi Ketua DPW Gafeksi DKI sebagian besar adalah orang-orang berkepentingan dengan agen asing untuk merebut pasar forwarder nasional dan forwarder lokal.Di dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Gafeksi, katanya, sudah diatur bahwa usaha forwarder terdiri atas internasional, forwarder nasional, dan lokal. Pembatasan forwarder internasional mengacu pada ketentuan BKPM.Ketentuan itu adalah 51% sahamnya harus dimiliki perusahaan nasional, sedangkan forwarder nasional dan lokal beroperasi di dalam negeri 100% sahamnya harus milik nasional, dan asing dilarang beroperasi di dalam negeri.Generasi muda yang mencalonkan sebagai Ketua DPW Gafeksi DKI adalah Heri Susanto yang kini menjabat salah satu Ketua DPP Gafeksi dan Petrus Da Gomes dari Forum Komunikasi Perusahaan Konsolidator Jakarta (KPKJ).Heri Susanto dan Petrus Da Gomes mengatakan pihaknya maju sebagai kandidat Ketua DPW Gafeksi DKI setelah mendapat dukungan kuat dari sejumlah perusahaan forwarder, sejalan dengan kepengurusan DPP Gafeksi yang semuanya diduduki oleh tokoh muda.Heri menegaskan selain mendapatkan dukungan dari perusahaan konsolidasi, dia juga mengaku mendapat dukungan kuat dari perusahaan pengelola depo peti kemas serta dari pengusaha forwarder lain di Jakarta.Apabila terpilih dan dipercaya menjadi ketua DPW Gafeksi DKI pada Muswil 15 Juli 2009, dirinya akan mengakomodasi semua kepentingan. "Sebab usaha forwarder dan logistik sangat luas terdiri atas berbagai sektor dan membutuhkan pembinaan dari asosiasi," katanya.Heri menekankan sebagai wakil ketua bidang kepabeanan di DPP Gafeksi, dia memperjuangkan agar perusahaan forwarder mendapatkan fasilitas prioritas seperti importir prioritas dalam pelayanan kepabeanan."Perjuangan tersebut telah membuahkan hasil dimana Menko Perekonomian telah menyatakan tengah mempersiapkan adanya forwarder prioritas dalam pelayanan pabean," tuturnya.Sementara itu, Petrus Da Gomes mengaku mendapat dukungan kuat dari 250 perusahaan konsolidator anggota Forum KPKJ. Dia menyatakan siap mencalonkan diri sebagai Kandidat Ketua DPW Gafeksi."Kami tampil mencalonkan diri sebagai Kandidat Ketua DPW Gafeksi DKI itu karena diketahui selama ini pelaku usaha forwarder di Jakarta sudah tidak respek lagi terhadap organisasi ini," ujarnya.
Oleh Aidikar M. Saidi
Bisnis Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar