JAKARTA: Bongkar muat peti kemas ekspor impor melalui Multi Terminal Indonesia (MTI), salah satu anak perusahaan PT Pelindo II yang mengoperasikan dermaga serbaguna (multipurpose) di Pelabuhan Tanjung Priok naik 14,4% selama 4 bulan pertama tahun ini.
Kondisi ini sangat kontras dibandingkan dengan produktivitas sejumlah pengelola terminal peti kemas di Priok, seperti JICT dan TPK Koja yang mengalami penurunan arus peti kemas selama tahun ini.
Kenaikan arus peti kemas di MTI itu menyusul diraihnya pasar baru dari sejumlah perusahaan pelayaran asing ke terminal itu sejak awal 2009.
Manajemen terminal tersebut juga sedang mempersiapkan studi kelaikan seiring dengan rencana ekspansi usaha menggarap pelayanan pengisian (bunker) bahan bakar kapal di sejumlah dermaga yang dikelolanya. (Bisnis/k1)
Kondisi ini sangat kontras dibandingkan dengan produktivitas sejumlah pengelola terminal peti kemas di Priok, seperti JICT dan TPK Koja yang mengalami penurunan arus peti kemas selama tahun ini.
Kenaikan arus peti kemas di MTI itu menyusul diraihnya pasar baru dari sejumlah perusahaan pelayaran asing ke terminal itu sejak awal 2009.
Manajemen terminal tersebut juga sedang mempersiapkan studi kelaikan seiring dengan rencana ekspansi usaha menggarap pelayanan pengisian (bunker) bahan bakar kapal di sejumlah dermaga yang dikelolanya. (Bisnis/k1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar