Jumat, 02 April 2010

2 Kapal curah segera perkuat armada niaga RI

JAKARTA : Dua unit kapal curah berbendera Merah Putih segera memperkuat armada niaga nasional setelah dikucurkannya pinjaman pembiayaan pengadaan dari PT Pann (Persero) sekitar US$35 juta.

Dua kapal curah milik PT Meranti tersebut nantinya akan difokuskan untuk menggarap pangsa muatan ke luar negeri (ocean going), menyusul minimnya kapal nasional yang bergerak di sektor angkutan ekspor komoditas tambang.

Direktur Utama PT Pann Ibnu Wibowo membenarkan perseroannya telah menyetujui permohonan pembiayaan pengadaan dua unit kapal bulk carrier yang diajukan PT Meranti. “Kapalnya segera datang,” katanya kepada Bisnis.com, siang tadi.

Dia menjelaskan dua unit kapal itu akan dikerahkan pemiliknya untuk merebut pangsa muatan ke luar negeri, terutama batu bara, karena saat ini 95% dari total potensi ekspor batu bara nasional sekitar 220 juta ton masih dinikmati oleh pelayaran asing.

Ibnu menilai proses pembiayaan di sektor pengadaan kapal bulk carrier sangat menjanjikan, terutama untuk mendukung kegiatan ekspor batu bara yang kini mulai dilirik pemerintah dalam rangka memangkas arus devisa keluar.

Hingga akhir 2009, jumlah kapal curah nasional mencapai 34 unit. Khusus kapal handymax, tercatat 13 unit dengan kapasitas angkut rata-rata di atas 40.000 ton, sedangkan panamax sebanyak 15 unit berkapasitas angkut rata-rata 80.000 ton, dan sisanya kapal jenis handysize.

Pada 2010 ini jumlah kapal jenis handymax dan panamax nasional diperkirakan tumbuh 20% dibandingkan dengan posisi tahun lalu. Pertumbuhan armada itu seiring dengan naiknya kebutuhan kapal nasional untuk angkutan bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).(er/Tularji/bisnis.com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar