Jumat, 02 April 2010

Arus barang angkutan laut capai 7,9 juta ton

JAKARTA : Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat arus barang angkutan laut domestik selama Februari 2010 mencapai 7,9 juta ton atau turun 9,67% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan dan Tanjung Priok yaitu turun 10,66% dan 2,71%. "Sebaliknya di Pelabuhan Makassar, Panjang, dan Tanjung Perak naik 61,49%, 10,59%, dan 0,55%," katanya hari ini.

Selama Januari-Februari 2010, menurut dia, jumlah barang angkutan laut dalam negeri juga anjlok 32,37% dibandingkan dengan periode yang sama 2009, dari 24,7 juta ton menjadi 16,7 juta ton. Penurunan jumlah barang yang diangkut terjadi di Pelabuhan Balikpapan, Panjang, dan Tanjung Perak masing-masing turun 48,01%, 43,28%, dan 4,71%.

Sebaliknya, Pelabuhan Makassar dan Tanjung Priok mencatat kenaikan 103,58% dan 32,18%. Sementara itu, Rusman memaparkan pada periode Januari-Februari 2010 jumlah penumpang angkutan laut mencapai 976,400 orang atau naik 5,01% ketimbang periode sama 2009.

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Belawan dan Tanjung Perak yaitu naik 13,94% dan 9,23%. Sebaliknya, jumlah penumpang di Pelabuhan Makassar, Balikpapan, dan Tanjung Priok turun 23,37%, 20,93%, dan 12,23%.(msb/Hendra Wibawa/bisnis.com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar