Rabu, 03 Juni 2009

Pelindo II gandeng Pemkot Jakut sediakan areal parkir

JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia II menggandeng Pemkot Jakarta Utara untuk menyiapkan fasilitas areal parkir angkutan peti kemas seluas 20 hektare di kawasan Cakung, Cilincing, yang ditargetkan terealisasi sebelum akhir tahun ini.Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Jose Lino mengatakan rencana penyediaan areal parkir itu sudah mendapat respons positif dari Wali kota Jakarta Utara.Dia menuturkan fasilitas itu diharapkan bisa mengurangi tingkat kemacetan di jalan raya akibat banyaknya parkir liar di sepanjang akses jalur ekspor impor dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok."Saya sudah bertemu dengan Wali kota Jakut hari ini [kemarin]. Polanya nanti Pelindo II akan menyewa, sedangkan yang menyiapkan lahan yakni pihak pemkot. Saya berharap lahan parkir yang disiapkan sekitar 20 hektare karena arus armada pengangkut peti kemas dari dan ke Pelabuhan Priok cukup banyak,"ujarnya kepada Bisnis saat ramah-tamah dengan Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia II (SPPI), kemarin.Dia mengatakan hal itu menanggapi desakan Organda Angkutan Khusus Pelabuhan DKI Jakarta yang menginginkan Pelindo II menyiapkan lahan parkir angkutan peti kemas dari dan ke Pelabuhan Priok, guna mendukung sistem logistik dan mewujudkan pelabuhan pengumpul utama atau hub port.Lino menegaskan penyiapan lahan parkir truk peti kemas memang mendesak seiring dengan proyeksi pertumbuhan arus barang dan peti kemas melalui pelabuhan yang cenderung terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.Menurut dia, meskipun saat ini arus peti kemas ekspor impor menurun, volume peti kemas domestik masih relatif stabil, bahkan cenderung naik. "Kami akan siapkan di luar pelabuhan untuk itu [lahan parkir], karena lahan di dalam Pelabuhan Priok saat ini sudah tidak mencukupi," paparnya.Dia mengakui selama ini pengembangan Pelabuhan Priok hanya fokus pada target mewujudkan akses langsung pelabuhan dengan Jakarta Outer Ring Road (JORR).Namun, menurutnya, hal itu tidak menjamin mengurangi kemacetan dan kepadatan lalu lintas dari dan ke pelabuhan selama belum ada areal parkir khusus truk pengangkut peti kemas. (k1)Bisnis Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar