JAKARTA: Realisasi arus peti kemas melalui Pelabuhan Tanjung Priok selama Januari-Mei 2009 sebanyak 1.108.399 TEUs atau turun sekitar 37% dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama tahun lalu mencapai 1.585.237 TEUs.
Kepala Humas Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi mengatakan penurunan volume peti kemas itu karena merosotnya arus peti kemas melalui terminal peti kemas (TPK) dan Jakarta International Container Terminal (JICT) selama 5 bulan pertama tahun ini.
"Adapun, volume peti kemas yang melalui dermaga konvensional justru terjadi peningkatan dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Dia mengungkapkan volume peti kemas melalui JICT selama Januari-Mei 2009 hanya mencapai 296.212 TEUs atau turun lebih dari 200% dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebanyak 862.406 TEUs. (Bisnis/k1)
Kepala Humas Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi mengatakan penurunan volume peti kemas itu karena merosotnya arus peti kemas melalui terminal peti kemas (TPK) dan Jakarta International Container Terminal (JICT) selama 5 bulan pertama tahun ini.
"Adapun, volume peti kemas yang melalui dermaga konvensional justru terjadi peningkatan dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Dia mengungkapkan volume peti kemas melalui JICT selama Januari-Mei 2009 hanya mencapai 296.212 TEUs atau turun lebih dari 200% dibandingkan dengan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebanyak 862.406 TEUs. (Bisnis/k1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar