JAKARTA: Jumlah kunjungan kapal pengangkut semen dalam kemasan dan curah melalui Pelabuhan Tanjung Priok selama 5 bulan pertama tahun ini turun sekitar 35% dari 284 unit selama periode yang sama tahun lalu menjadi 192 kapal.
Kepala Humas Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi mengatakan penurunan itu disebabkan oleh merosotnya permintaan semen untuk kebutuhan ekspor dan di dalam negeri seiring dengan masih lesunya perekonomian akibat dampak krisis global.
"Selama ini mayoritas aktivitas bongkar muat semen melalui Pelabuhan Priok adalah untuk kebutuhan dalam negeri, sedangkan dan sisanya untuk ekspor. Namun, kini kedua aktivitas itu sedang turun," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Dia mengungkapkan selama Januari-Mei 2009 terdapat 192 kapal pengangkut semen yang melalui Pelabuhan Priok dengan volume mencapai 981.758 ton yang terdiri dari 373.471 ton semen dibongkar dan 608.287 ton dimuat.
Kepala Humas Pelabuhan Tanjung Priok Hambar Wiyadi mengatakan penurunan itu disebabkan oleh merosotnya permintaan semen untuk kebutuhan ekspor dan di dalam negeri seiring dengan masih lesunya perekonomian akibat dampak krisis global.
"Selama ini mayoritas aktivitas bongkar muat semen melalui Pelabuhan Priok adalah untuk kebutuhan dalam negeri, sedangkan dan sisanya untuk ekspor. Namun, kini kedua aktivitas itu sedang turun," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Dia mengungkapkan selama Januari-Mei 2009 terdapat 192 kapal pengangkut semen yang melalui Pelabuhan Priok dengan volume mencapai 981.758 ton yang terdiri dari 373.471 ton semen dibongkar dan 608.287 ton dimuat.
Sumber : Bisnis Indoensia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar