SURABAYA: Arus peti kemas melalui PT Terminal Peti kemas Surabaya (TPS) pada 2009 turun 3% menjadi 1,12 juta TEUs (twenty-foot equalivalent units) dibandingkan dengan realisasi 2008 yang mencapai 1,16 juta.
Penurunan tipis itu dianggap wajar mengingat perdagangan internasional lesu akibat krisis global sejak pertengahan 2008. "Karena kami mengoperasikan terminal internasional, pengaruh krisis global jelas sangat terasa. Karena itu, penurunan 3% itu saya pikir sebuah keberhasilan," kata Corporate Public Relations TPS Wara Dijatmika, Selasa.
Menurut dia, penurunan arus peti kemas yang relatif kecil itu berkat tumbuhnya arus peti kemas domestik, yang selama ini berkontribusi 20% terhadap keseluruhan kinerja TPS.
Selama 2009, TPS melayani bongkar muat peti kemas internasional 900.262 TEUs dan peti kemas domestik 226.355 TEUs. Adapun kinerja pada 2008, yakni arus peti kemas internasional 980.061 TEUs dan domestik 181.913 TEUs. (Bisnis/k21)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar